Oleh Sandie Gunara

Abstrak

Manfaat pendidikan musik bagi anak, hal ini dipandang perlu untuk diungkapkan, karena pada dasarnya mengetahui manfaat pendidikan musik bagi anak merupakan bagian yang sangat menunjang dalam rangka mengisi proses kehidupan di masa depan. Musik tidak hanya dipandang sebagai hiburan semata, musik tidak akan dianggap lagi kurang memberikan kontribusi untuk kehidupan masa datang, musik tidak akan dianggap lagi sebagai mata pelajaran yang tidak penting, dan anggapan-anggapan negatif lainnya. Ironisnya anggapan negatif terhadap pendidikan musik pun dialami oleh para pendidik musik di daerah (terutama guru SD) sehingga dari kurangnya pemahaman para pendidik musik tentang hakikat pendidikan musik merupakan salah satu penyebab kurangnya penghargaan generasi muda terhadap pelajaran musik. Sebagai akibatnya, banyak siswa (yang nantinya akan menjadi bagian dari komunitas masyarakat) yang kurang menganggap pelajaran musik sebagai suatu pelajaran yang tidak perlu diperhatikan secara serius dan seringkali dikatakan sebagai pelajaran yang membosankan.      

Pendahuluan

Pendidikan musik merupakan sebuah disiplin ilmu yang tidak terlalu baru sebagai bagian dari disiplin psikologi dan musikologi. Tetapi di Indonesia pendidikan musik masih dirasa sebagai disiplin ilmu yang masih baru. Walaupun demikian, penelitian-penelitian mengenai pendidikan musik ataupun penelitian mengenai musik implikasinya terhadap pendidikan, telah banyak dihasilkan. Hal ini merupakan sebuah gambaran kepedulian dan konsistensi para pendidik musik yang sedang tumbuh pada konsep holistik tentang musik, tidak hanya aspek motorik dan afeksi saja tetapi juga aspek kognisi.

Pokok bahasan yang akan diulas pada artikel ini merupakan pengantar secara garis besar kepada pembaca mengenai manfaat-manfaat pendidikan musik bagi anak-anak yang telah banyak diteliti oleh para pendidik musik. Karena dari pengalaman penulis di daerah, banyak siswa termasuk gurunya (guru SD di daerah) yang kurang memahami manfaat dari pendidikan musik, pendidikan musik tidak perlu dianggap serius, sehingga dari kurangnya pemahaman tersebut proses pengajaran musik menjadi seadanya saja, dan “sekesampainya” guru saja. Sebagai akibatnya, siswa yang nantinya akan menjadi individu-individu masyarakat kritis menjadi kurang menghargai pelajaran musik, akhirnya menjadi masyarakat yang kurang kritis terhadap kesenian yang masuk dan kurang menghargai kesenian miliknya. Berdasarkan persoalan itulah, penulis sebagai orang yang bergelut dan yang konsisten terhadap pendidikan musik dirasa perlu untuk mengungkapkan manfaat pendidikan musik bagi anak. Apa saja manfaat yang terkandung dari pendidikan musik? Berikut pemaparan sederhana yang akan penulis ungkapkan dari hasil penelaahan literature dan hasil penelitian para pakar pendidikan musik. Baca entri selengkapnya »

 

Oleh

Sandie Gunara, M.Pd

 

“Buat apa kamu belajar musik, sudah aja kamu belajar matematika atau fisika, biar kamu jadi anak pintar.”

 

“ah, bu saya nyuruh anak saya les musik biar dia ada kesibukan aja, dari pada dia main gak karuan.”

 

Pernahkah Anda mendengar kedua kalimat di atas atau bahkan Anda sendiri yang pernah mengalaminya? Kita mungkin menyadari bahwa memang pendidikan musik sampai saat ini masih menjadi sesuatu hal yang baru bagi kita yang hidup di Negri tercinta ini. Bagi sebagian masyarakat dan para pemangku kebijakan, musik bukan merupakan sesuatu hal yang penting, musik hanyalah sebagai hiburan, musik hanyalah pengisi waktu bagi anak-anak. Musik tidak akan memberikan kontribusi untuk kehidupan masa datang, musik tidak akan memberikan sesuatu profesi yang menjanjikan. Bahkan dilingkungan sekolah pun masih banyak yang menganggap bahwa musik bukan suatu mata pelajaran yang begitu penting, betulkah?

Banyak guru dan orang tua anak baik itu yang belajar disekolah formal ataupun informal yang memandang sebelah mata tentang pendidikan musik. Sehingga apabila anaknya memiliki kekurangan pada mata pelajaran tertentu, maka orang tua menganggap anaknya “kurang pandai”, tetapi apabila anak memiliki nilai bagus pada mata pelajaran seni baik itu seni musik, seni rupa atau seni tari, orang tua menganggap hal tersebut bukan yang luar biasa, padahal anak tersebut mempunyai potensi dalam mata pelajaran tersebut yang bisa dikembangkan lebih lanjut. Nah, disinilah perlunya kesadaran guru dan orang tua untuk mengetahui potensi apa yang terdapat pada anak-anaknya. Baca entri selengkapnya »

Hello world!

Februari 2, 2009

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.